TATA  TERTIB  SISWA

  1. HAL MASUK SEKOLAH
    1. Semua siswa harus hadir selambat-lambatnya 5 menit sebelum pelajaran dimulai.
    2. Siswa yang terlambat tidak diperkenankan langsung masuk kelas, melainkan harus melapor terlebih dahulu kepada piket/ Kepala Sekolah.
    3. Siswa yang terlambat 5 (lima) menit s.d. 15 (lima belas) menit harus melapor piket/ kepala sekolah untuk mendapatkan tugas yang ditetapkan sekolah dan baru diperkenankan masuk kelas setelah pergantian jam pelajaran serta setelah selesai mengerjakan tugas yang diberikan.
    4.  Siswa yang datang lebih dari 15 (lima belas) menit harus melapor piket/ kepala sekolah untuk mendapatkan tugas yang ditetapkan sekolah dan baru diperkenankan masuk pada jam ketiga.
  1. Lima menit sebelum pelajaran dimulai kelas harus bersih dan rapi.
  2. Siswa yang datang terlambat/ membolos 3 (tiga) kali atau lebih dalam satu semester, orang tua dipanggil ke sekolah atau mendapat sanksi dari sekolah.
  1. Siswa tidak Masuk, hanya karena sungguh-sungguh sakit atau ada keperluan yang sangat penting.
  2. Siswa yang tidak masuk sekolah karena ada keperluan yang sangat penting, hanya diberikan ijin sebanyak-banyaknya 2 (dua) hari.
  3. Siswa masuk sekolah karena sakit lebih dari 3 (hari) harus ada surat keterangan dokter.                
  4. Siswa diperbolehkan meninggalkan sekolah selama jam pelajaran berlangsung apabila mendapat ijin dari guru piket.
  5. Siswa yang telah diperingatkan tetapi sering tidak masuk tanpa keterangan, akan dikembalikan kepada orang tua.

 

  1. KEWAJIBAN SISWA
    1. Mengikuti pelajaran yang diberikan, baik intrakulikuler, ekstrakulikuler serta kegiatan lain yang telah ditentukan.
    2. Melengkapi diri dengan semua perlengkapan sekolah.
    3. Taat kepada kepala sekolah dan guru serta tata tertib sekolah.
    4. Siswa harus menunjukkan rasa hormat kepada kepala sekolah, guru, karyawan dan saling menghargai sesama siswa.
    5. Ikut menjaga nama baik sekolah, guru dan pelajar pada umumnya baik di dalam atau di luar sekolah.
    6. Ikut bertanggung jawab atas kebersihan, keamanan, ketertiban kelas dan sekolah pada umumnya termasuk pemeliharaan gedung, halaman, perabot dan peralatan sekolah.
    7. Ikut membantu agar tata tertib sekolah dapat berjalan dengan baik dan ditaati.
    8. Membantu kelancaran pelajaran di kelas maupun di sekolah pada umunya.
    9. Membayar uang Iuran Rutin selambat – lambatnya tanggal 10 (sepuluh) pada setiap bulan yang berlaku.
    10. Siswa yang membawa kendaraan agar menempatkan di tempat yang telah ditentukan dalam keadaan teratur dan terkunci.

 

  • HAL PAKAIAN SISWA
    1. Setiap siswa wajib memakai seragam sekolah lengkap sesuai dengan ketentuan sekolah.
    2. Setiap siswa wajib memakai sepatu hitam/warna gelap, kaos kaki putih, ikat pinggang dan perlengkapan lain sesuai dengan ketentuan sekolah.
    3. Rambut dipotong rapi, bersih dan terpelihara serta tidak diberi warna.
    4. Pakaian olah raga sesuai dengan ketentuan sekolah.
    5. Siswa wanita (perempuan):  panjang rok sampai mata kaki.
    6. siswa yang berjilbab, identitas (nama, lokasi sekolah) harus dapat terbaca.
    7. tidak berdandan termasuk memakai perhiasan, acsesoris berlebihan.
    8. Siswa pria (laki-laki) : tidak menggunakan gelang, anting-anting, kalung dan sebagainya.
    9. panjang rambut tidak melebihi krah baju.
  1. HAL LES PRIVAT
    1. siswa yang terbelakang dalam suatu mata pelajaran dapat mangajukan permintaan les tambahan dengan surat dari orang tua kepada kepala sekolah.
    2. les privat kepada guru tanpa sepengetahuan kepala sekolah dilarang.
    3. les privat hanya diberikan sampai siswa yang berasangkutan dapat mengejar pelajaran yang ketinggalan.

 

  1. HAK – HAK SISWA
    1. siswa berhak mengikuti pelajaran selama tidak melanggar tata tertib sekolah.
    2. siswa dapat meminjam buku dari perpustakaan sekolah dengan mentaati peraturan perpustakaan yang berlaku.
    3. siswa dapat perlakuan sama dengan siswa yang lain sepanjang tidak melanggar peraturan tata tertib.
    4. siswa berhak mendapatkan sarana dan prasarana yang memadai.

 

  1. LARANGAN SISWA

Kelompok A

  1. mengubah raport, memalsu tanda tangan wali kelas/ kepala sekolah.
  2. membawa/ menyimpan/ mengkonsumsi, minuman keras dan atau obat terlarang.
  3. berkelahi/ baku hantam/ main hakim sendiri secara perorangan ataupun berkelompok di dalam maupun di luar sekolah.
  4. merusak sarana dan prasarana sekolah.
  5. membawa/ menyebarkan selebaran yang menimbulkan keresahan.
  6. membawa sejanta tajam, senjata api atau sejenisnya ke lingkungan sekolah.
  7. melakukan tindak kejahatan, asusila dan amoral atau melakukan perbuatan pidana/perdata yang dinyatakan bersalah atau terhukum oleh pengadilan/ lembaga yang berwenang.
  8. mengikuti atau membentuk organisasi terlarang.
  9. melawan guru secara fisik.
  10. Alpa (A) tujuh hari berturut-turut tanpa keterangan yang syah dan orang tua dan tidak memenihi panggilan sampai dengan tujuh hari.
  11. ikut terlibat/ menggerakkan/ menghasut orang lain dalam perkelahian masal yang merusak nama baik sekolah.

Kelompok B

  1. tidak mengikuti upacara.
  2. membuat ijin palsu.
  3. membolos/ keluar kelas tanpa ijin guru kelas/ piket
  4. membawa/ menyimpan/ mengedarkan buku/ gambar/ kaset video porno dan buku-buku terlarang.
  5. melindungi teman yang salah/ melanggar peraturan.
  6. keluar/ masuk lingkungan sekolah lewat pagar, melompat pagar atau melompat jendela.
  7. mencoret-coret tembok, pintu, meja kursi yang tidak semestinya.
  8. merokok di dalam atau di lingkungan sekolah dengan masih memakai seragam dan atribut sekolah.
  9. mengganggu/mengacau kelas waktu kegiatan belajar.

Kelompok C

  1. siswa datang terlambat.
  2. tidak melaksanakan piket kelas.
  3. berpakaian seragam dan tidak berpenampilan tidak sesuai ketentuan (rok terlalu pendek, kaos kaki tidak putih, tidak memakai ikat pinggang, dll) dan atribut tidak lengkap baik saat upacara maupun jam pelajaran serta sepatu tidak hitam pada saat upacara.
  4. memakai pakaian berkain jenis jeans.
  5. membawa dan atau mengaktifkan Handphone (HP) dan makan di kelas waktu pelajaran.
  6. membuang sampah tidak pada tempatnya.
  7. bermain di tempat parkir.
  8. memakai gelang, kalung, anting-anting, rambut gondrong bagi pria.
  9. tidak memperhatikan panggilan guru, wali kelas, BP, Kepala Sekolah.
  10. berada di kantin pada waktu jam pelajaran/pergantian jam pelajaran.
  11. bersikap tidak sopan terhadap Kepala Sekolah, guru, Karyawan dan sesama siswa.
  12. memakai perhiasan dan berdandan berlebihan bagi wanita.

 

  • SANKSI PELANGGARAN SESUAI KLASIFIKASI
    1. Kelompok A

Dikembalikan kepada orang tua dan dipersilakan mengajukan permohonan keluar sekolah.

  1. Kelompok B
    1. melakukan pelanggaran satu kali diperingatkan.
    2. Melakukan pelanggaran dua kali diperingatkan dan membuat surat pernyataan yang diketahui orang tua wali, wali kelas dan kepala sekolah
    3. Melakukan pelanggaran tiga kali orang tua dipanggil ke sekolah.
    4. Melakukan pelanggaran lima kali dikembalikan kepada orang tua selama satu minggu dan dapat masuk kembali apabila diserahkan kembali ke sekolah oleh orang tua.
    5. Melakukan pelanggaran lebih dari lima kali dikembalikan pada orang tua dan dipersilakan mengajukan permohonan pindah/keluar sekolah.
  1. Kelompok C
    1. melakukan pelanggaran satu kali diperingatkan oleh piket
    2. Melakukan pelanggaran dua kali diperingatkan dan membuat surat pernyataan yang diketahui orang tua wali, wali kelas dan kepala sekolah
    3. Melakukan pelanggaran tiga kali, diperingatkan dan membuat surat pernyataan yang diketahui oleh orang tua, wali kelas, dan Kepala Sekolah.
    4. Melakukan pelanggaran empat kali orang tua di undang ke sekolah.
    5. Melakukan pelanggaran lebih dari lima kali dikembalikan pada orang tua dan dipersilakan mengajukan permohonan pindah/keluar sekolah.
  • LAIN – LAIN
    1. hal-hal yang belum tercantum dalam peraturan tata tertib ini akan diatur kemudian.
    2. peraturan tata tertib ini berlaku sejak diumumkan.
  1. CATATAN
    1. semua orang tua/wali siswa dimohon secara sadar dan positif membantu agar tata tertib sekolah selalu ditaati.
    2. Pelanggaran klasifikasi B atau C dapat diberi sanksi tambahan yang bersifat mendidik yang ditetapkan oleh sekolah.